BERITA PONOROGO – Masyarakat marak melakukan bisnis dalam jaringan atau online untuk menambah penghasilan maupun sebagai sumber penghasilan utama, baik sebelum atau selama masa pandemi virus corona di Indonesia.

Baju Muslim

Menurut unicorn aplikasi jual-beli online, Facebook Marketplace, seperti dilansir dari Berita.ltd, terdapat tiga kategori produk yang tingkat penjualannya meningkat pesat selama Maret 2020, yang merupakan masa awal pandemi.

Baca Juga Saat Ini Ashanty Jaga Jarak Enggak Mau Ganggu Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar, Kenapa?

Ketiganya yaitu kategori kesehatan ,Busana(Baju Anak Baju Dewasa)  (masker, vitamin, hand sanitizer), kategori keperluan rumah tangga (tisu, disinfektan, air purifier), serta kategori makanan dan minuman (daging sapi, kurma, dan jahe).

Berhubung enggan menyebut angka, dia mengibaratkan keuntungan bisnis online-nya selama pandemi berkurang sekitar setengah.

Diorder

Dikirim oleh Diyah Ayue pada Kamis, 08 April 2021

Guna menyiasatinya, sekitar enam bulan belakangan, ibu Yang Saat Ini Berstatus Janda yang berdomisili di Ponorogo ini mulai berjualan Peabotan Rumah Tangga mengingat masyarakat mulai menyadari pentingnya Alat Alat Dapur.

Diyah tak menampik perannya sebagai seorang Ibu Rumah Tangga, istri, dan ibu yang anaknya masih berumur dua tahun membuatnya tidak leluasa menjalankan bisnisnya seperti dulu.

Alhasil dia baru berjualan online saat  Setelah Membereskan Pekerjaan Rumah.

Walau begitu, suami tidak melarang dan justru sangat mendukungnya.

“Jual apa saja yang kamu suka, yang kamu tahu manfaatnya apa,” pesan Diyah kepada para perempuan yang ingin mengikuti jejaknya.

Pandemi Datangkan Rezeki

Potensi keuntungan besar dari bisnis online juga membuat hati Umay Saleh, 32, kepincut.

Rasa penasaran, ditambah teman-temannya juga berjualan online, mendorong wartawati senior ini mulai menjajakan dagangannya yang “bertema pandemi” via WhatsApp dan Instagram sejak April 2020.